Contoh: Format Surat Pemberitahuan dan Penyerahan Putusan Kasasi (Peradilan Agama) PENGADILAN
AGAMA …………
JALAN: ……………..
TELEPON: …………….
SURAT
PEMBERITAHUAN DAN PENYERAHAN PUTUSAN KASASI
Nomor: ……………………………
Pada hari ………. tanggal
…….. tahun ………… Saya ……………., berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Agama
………………. tertanggal ………………... Nomor ……….. ditunjuk sebagai Juru Sita/Juru Sita
Pengganti pada Pengadilan Agama ………… atas perintah Ketua Pengadilan Agama.
TELAH
MEMBERITAHUKAN DAN MENYERAHKAN KEPADA:
Nama ………………..
bertempat tinggal di ……………….pekerjaan ……………………. semula sebagai penggugat/pemohon/pembanding/terbanding/termohon/kasasi/permohon
kasasi +) dan Nama ………….. bertempat tinggal di ………………… pekerjaan ……………… sebagai
tergugat/termohon/pembanding/terbanding/termohon/kasasi/pemohon kasasi +)
tentang isi Putusan Mahkamah Agung tertanggal …………… tahun …………. Nomor ………………
yang berbunyi sebagai berikut
Pemberitahuan ini saya laksananakan
di tempat yang bersangkutan dan di sana saya bertemu serta mmbicarakan dengan ……………………………………………….........................
Selanjutnya saya telah menyerahkan
kepada pemohon dan termohon kasasi +) masing-masing sehelai salinan putusan
Mahkamah Agung RI ini.
Demikianlah surat pemberithuan ini
dibuat dan tandatangani oleh saya dan ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Contoh: Format Surat Keterangan Tidak Mengajukan Risalah Kasasi (Peradilan Agama) PENGADILAN
AGAMA …………
JALAN: ……………..
TELEPON: …………….
KETERANGAN TIDAK MENGAJUKAN RISALAH KASASI
Nomor: …………………………
Saya …………
Panitera Pengadilan Agama ………. menerangkan bahwa pemohon/penggugat untuk kasasi
………………………………… tidak mengajukan risalah kasasi sampai lewat waktu memasukkan
risalah kasasi di Kepaniteraan Pengadilan Agama ………………….. tanngal …….. No. …………
dalam perkara antara:
…………..
LAWAN
…………...
Demikian dibuat surat keterangan ini menurut Surat Edaran Mahkamah
Agung tertangga; 23 Mei 1973 No. 03 Tahun 1973.
Contoh: Format Surat Keterangan Tidak Mengajukan Surat Kuasa Khusus Perkara Kasasi (Peradilan Agama)
PENGADILAN
AGAMA …………
JALAN: ……………..
TELEPON: …………….
KETERANGAN TIDAK MENGAJUKAN SURAT KUASA KHUSUS
Nomor: …………………………
Saya ………… Panitera Pengadilan Agama ………. menerangkan bahwa yang
bernama …….. ………………. Telah mengajukan/membuat risalah kasasi tanggal ………………..
untuk dan atas nama: …………………………………
Terhadap keputusan pengadilan tinggi agama tertanggal: ………………………..
No. ………………………… dalam perkara antara:
…………..
LAWAN
…………..
Yang nama dia tidak mengajukan surat kuasa khusus terhadap
keputusan pengadilan tinggi agama yang dimohonkan kasasi tersebut.
Demikian dibuat surat keterangan ini menurut Surat Edaran Mahkamah
Agung tertanggal ……………….
Contoh: Format Surat Pemberitahuan dan Penyerahan Balasan Kasasi (Kontra Memori Kasasi) - (Peradilan Agama) PENGADILAN
AGAMA …………
JALAN: ……………..
TELEPON: …………….
SURAT
PEMBERITAHUAN DAN PENYERAHAN BALASAN KASASI
(KONTRA
MEMORI KASASI)
Nomor: ……………………………
Pada hari ………. Tanggal
…….. tahun ………… Saya ……………., berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Agama
………………. Tertanggal ………………... Nomor ……….. ditunjuk sebagai Juru Sita/Juru Sita
Pengganti pada Pengadilan Agama ………… atas perintah Ketua Pengadilan Agama.
TELAH
MEMBERITAHUKAN KEPADA:
Nama ………………..
bertempat tinggal di ……………….pekerjaan ……………………. semula sebagai
penggugat/tergugat/pemohon/pembanding/terbanding/termohon +) sekarang sebagai
PEMOHON KASASI.
………………………………………………………………………………………………………
Balasan (kontra) memori kasasi yang diajukan oleh termohon
kasasi/ penggugat/tergugat/pemohon/pembanding/terbanding/termohon +) serta di
Kepaniteraan Pengadilan Agama ……………………… … pada tanggal: …… tahun ….. salinan
balasan (kontra) risalah memori kasasi tersebut telah diserahkan
kepadanya/mereka.
Pemberitahuan ini saya laksananakan
di tempat yang bersangkutan dan di sana saya bertemu serta mmbicarakan dengan ……………………………………………….........................
Selanjutnya saya telah meninggalkan
dan menyerahkan kepada terbanding sehelai salinan surat pemberitahuan ini.
Demikianlah surat pemberithuan ini
dibuat dan tandatangani oleh saya serta terbanding.
Contoh: Format Surat Pemberitahuan Tentang Adanya Pernyataan Kasasi dan Penyerahan Memori Kasasi (Peradilan Agama) PENGADILAN
AGAMA …………
JALAN: ……………..
TELEPON: …………….
SURAT
PEMBERITAHUAN TENTANG ADANYA PERNYATAAN KASASI DAN PENYERAHAN MEMORI KASASI
Nomor: ……………………………
Pada hari ………. Tanggal
…….. tahun ………… Saya ……………., berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Agama
………………. Tertanggal ………………... Nomor ……….. ditunjuk sebagai Juru Sita/Juru Sita
Pengganti pada Pengadilan Agama ………… atas perintah Ketua Pengadilan Agama.
TELAH
MEMBERITAHUKAN KEPADA:
Nama ……………….. bertempat tinggal di ……………….
……………………… pekerjaan …………………….
Semula sebagai
penggugat/tergugat/pemohon/pembanding/terbanding/termohon +) sekarang sebagai
TERMOHON KASASI.
Bahwa Nama ……………..
bertempat tinggal di ……………. Pekerjaan ………………. Semula sebagai penggugat/tergugat/pemohon/pembanding/terbanding/termohon
+) sekarang sebagai PEMOHON KASASI pada tanggal …………….. tahun ………., telah
menyatakan kasasi terhadap Putusan Pengadilan Agama ………….. tertanggal ……………
tahun …………….. Nomor: ………………..
Pemberitahuan ini saya laksananakan
di tempat yang bersangkutan dan di sana saya bertemu serta membicarakan dengan ………………………………………
Selanjutnya saya telah meninggalkan
dan menyerahkan kepada terbanding sehelai salinan surat pemberitahuan ini.
Demikianlah surat pemberithuan ini
dibuat dan tandatangani oleh saya serta terbanding.
Pada hari ini: …………….,
tanggal …………. Telah datang menghadap saya …………………….. Panitera Pengadilan Agama ……………….
Seorang bernama: …………………. Bertempat tinggal di ………………………, menyerahkan risalah
kasasi/kontrak risalah atas nama ……………… terhadap keputusan Pengadilan Tinggi
Agama …………. Tertanggal …………….. No. ……………….. dalam perkara antara …………………..
LAWAN
………………………………………………………………………….
Demikianlah
dibuat tanda terima risalah kasasi/kontrak risalah kasasi ini menurut Undang-Undang
Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 1985 jo. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 Pasal
47 (2).
Contoh: Format Surat Akta Permohonan Kasasi (Peradilan Agama) PENGADILAN
AGAMA …….. APK
JALAN: ………………………
TELEPON: …………………….
AKTA PERMOHONAN
KASASI
No. ………………………
Pada hari ini: ………..,
tanggal …………… telah datang menghadap saya (nama panitera) ………………..Panitera
Peradilan Agama ………….. seorang bernama: ……………………. Bertempat tinggal di ……………….,
berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal …………………., bertindak untuk diri
sendiri dan/ atau ………………………. (nama pemberi kuasa).
Menerangkan
bahwa ia memohon kasasi terhadap keputusan Pengadilan Tinggi Agama …………..
tertanggal ………………………. No. …………………………. Dalam perkara antara ……………………………….
LAWAN
………………………………………………………………….
Demikianlah
surat permohonan kasasi ini dibuat dan ditandatangani oleh saya,
panitera/panitera pengganti dan pemohon kasasi tersebut diatas.
Contoh: Format Surat Pemberitahuan Isi Keputusan Banding (Peradilan Agama) PENGADILAN
AGAMA ………. PBP
JALAN: ……………
TELEPON: …………….
PEMBERITAHUAN
ISI KEPUTUSAN BANDING
Nomor: ……………………………………
Pada harini: ………..
tanggal …………. Saya ………….. Juru Sita/Juru Sita Pengganti pada Pengadilan Agama ………………
atas perintah hakim/ketua pengadilan agama tersebut, telah memberitahukan
kepada:
……………………………….
Tinggal di: …………………… tentang isi keputusan Pengadilan Tingga Agama ………………
tanggal …………….., No: ……………………... di dalam perkara antara:
…………………….., dahulu penggugat/pemohon sekarang
pembanding/terbanding.
Yang
amarnya berbunyi sebagai berikut:
MENGADILI
………………………………………………………………………………………………………
Bahwa atas keputusan diatas dia/mereka atau wakilnya/kuasa khususnya dapat
mengajukan permohonan kasasi kepada Mahkamah Agung di Jakarta dalam tenggang
waktu 14 (empat belas) hari terhitung sejak mengajukan permohonan kasasi secara
lisan atau tertulis di Kepaniteraan Pengadilan Agama ………………. pemberitahuan ini
saya laksanakan ditempat yang berkepentingan diatas dan sambil meninggalkan
salinan turunan surat pemberitahuan ini, saya bertemu dan berbicara dengan dia
sendiri/mereka atau kuasanya xx) …………………… (Bila para pihak/kuasanya tidak
ditempat, maka dapat diserahkan kepada kepala desa setempat.)
Demikianlah
surat pemberitahuan ini dibuat dan ditandatangani oleh saya dan para pihak.